Koi merupakan jenis ikan kolam yang memiliki banyak varian atau jenis, seperti koi kohaku, koi sowa dan masih banyak lagi. Selain memiliki keindahan corak dan warna, ikan koi juga dipercaya mampu membawa hoki atau keberuntungan bagi pemiliknya. Maka tak heran jika jenis ikan ini menjadi salah satu ikan perliharaan favorit.

Bicara tentang ikan koi tak lepas dari perawatannya yang terbilang cukup rumit, terutama bagi pemula. Cara perawatan yang tidak tepat bisa menyebabkan koi sakit, stress atau bahkan mati. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui dan memahami faktor apa saja yang menentukan kesehatan dan keindahan kolam koi. Berikutini hal penting yang harus diperhatikan :
Kedalaman Kolam Koi

Sebagian orang beranggapan bahwa membangun kolam ikan yang dangkal merupakan solusi tepat untuk menikmati keindahan ikan koi. Padahal sebenarnya hal itu justru menghambat pertumbuhan ikan, sehingga lambat laun pertumbuhan ikan koi menjadi bengkok.

Kedalaman ideal untuk kolam ikan koi adalah lebih dari 1 meter. Kolam ikan yang dalam juga dapat membantu menstabilkan temperatur air yang disebabkan oleh terik panas matahari atau cuaca dingin saat malam hari.

Kualitas Air

Keindahan dan kesehatan koi sangat bergantung pada kondisi air kolam. Derajat keasaman (pH) air yang cocok untuk pertumbuhan koi berkisar antara 6,5 hingga 8,5. Agar sirkulasi air tetap terjaga, pasang pompa yang mampu menyalurkan air sebanyak 25 liter per menit. Cara ini cukup efisien menjaga kebersihan kolam sehingga Anda hanya perlu membersihkan filter dan bak filternya saja.

Adapun filter yang digunakan sebaiknya terdiri dari empat lapis guna menjaga kebersihan dan kelancaran pasokan air. Empat lapisan tersebut diantaranya adalah kerikil, pasir dan ijuk yang berfungsi menyaring sampah dan lumpur yang mengotori kolam.

Kemudian filter kedua terdiri dari karbon zeolit yang berguna menghilangkan racun, bau tak sedap dan membunuh bibit penyakit. Sementara filter ketiga berupa pestisida yang tak mematikan bakteri pengurai yang berperan dalam proses penjernihan air kolam. Filter terakhir, yakni berupa tanaman atau bebatuan yang dapat mengikat kotoran.

Lokasi Kolam Koi

Kolam koi sebaiknya tidak berada pada tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Sebab akan meningkatkan pertumbuhan lumut yang dapat mempengaruhi kejernihan air kolam. Namun jika sudah terlanjur terletak di area outdoor, maka Anda bisa menggunakan tanaman air seperti teratai, atau lili air. Perlu diingat untuk rutin membersihkan dedaunan yang jatuh ke permukaan kolam, karena daun yang membusuk bisa menciptakan lumut dan memperkeruh air sehingga pertumbuhan koi pun terganggu.

Bentuk Kolam Koi

Banyak model atau desain kolam koi, sebenarnya tidak acuan khusus mengenai bentuk kolam koi. Namun, upayakan pertemuan antar sisi kolam melengkung untuk menghindari area mati. Bagian dasar kolam sebaiknya juga dibuat miring 20 hingga 40 derajat. Hal ini ditujukan agar kotoran ikan dan sisa makanan tidak mengendap dan mudah dibersihkan. Selain itu, jangan pula menggunakan aksesori yang permukaannya tajam seperti bebatuan. Pasalnya gerakan koi cukup atraktif sehingga dikhawatirkan bisa melukai dan membahayakan koi.

Jumlah Ikan Koi

Keseimbangan antara luas kolam dengan jumlah ikan yang dipelihara amat penting sekali, agar kesehatan ikan terjaga dengan baik, untuk itu sesuaikan jumlah ikan koi dengan ukuran kolam. Kolam yang padat membuat pertumbuhan ikan tidak optimal dan mudah terserang penyakit.

Written by admin